Bertempat di UNY, Pelatihan Hygine Sanitasi Pangan (HSP ke-14) dilaksanakan 8/04/2026
SLEMAN – Kualitas makanan dan standar kesehatan menjadi kunci utama kepercayaan tamu dalam industri pariwisata. Menyadari hal tersebut, BPC PHRI Sleman berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman menggelar pelatihan Hygiene Sanitasi Pangan angkatan ke-14 pada hari Rabu, 8 April 2026, bertempat pelatihan di Hotel Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Pelatihan yang diikuti oleh lima puluh satu (51) peserta dari berbagai lini hotel dan restoran di Sleman dan kota Yogyakarta. Acara ini diselengarakan untuk membekali para pelaku usaha dengan pemahaman mendalam mengenai praktik sanitasi, sekaligus memberikan kemudahan akses dalam pengurusan Izin Laik Sehat.Â
Semangat Meningkatkan Kualitas & Legalitas
Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Ibu Rosalia Jatmikaningtyastuti (Wakil Ketua PHRI Sleman Bidang Organisasi). Dalam sambutannya, Wakil Ketua PHRI Sleman Bidang Pengembangan SDM, Bapak Hamdan Anwari, S.Pd., M.Pd. BI., menekankan pentingnya sinergi ini.
"Pelatihan ini adalah langkah nyata agar kuliner Sleman tidak hanya unggul dalam cita rasa dan pelayanan, tetapi juga patuh terhadap standar kesehatan dalam negri. Kami ingin memfasilitasi agar sertifikasi yang diperlukan dalam operasional usaha yang aman dan legal agar lebih mudah dikerjakan," ujar Bapak Hamdan yang juga merupakan dosen senior di STP AMPTA Yogyakarta.
Acara Pelatihan ini adalah kolaborasi PHRI Sleman dengan Dinas Kesehatan SlemanÂ
Acara dibuka oleh ibu Rosalia Jatmikaningtyastuti (Wakil Ketua PHRI Sleman Bidang Organisasi)Â
Kolaborasi Pakar Kesehatan dan Profesional Hospitality
Materi pelatihan disampaikan oleh para ahli di bidangnya. Dari pihak Dinkes Sleman, hadir memberikan arahan pengelolaan kesehatan pangan:
dr. Tunggul Birowo (Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan)
Bpk. Gunanto, SKM., MSc. (Ketua Tim Kerja Farmakmin)
Rr. Niken Prabaningrum, S.K.M.
Oktavianto Bangunjaya, SST.
Tak hanya dari sisi regulasi kesehatan, pelatihan ini juga diperkuat oleh perspektif profesional industri dengan menghadirkan Bpk. Yohanes Hendra Dwi Utomo (Auditor Kesehatan Pangan, HACCP) dan Chef Erwan Sakti, praktisi kuliner senior sekaligus edukator. Kehadiran mereka, memastikan bahwa peserta mendapatkan ilmu teknis yang bisa langsung diterapkan di dapur dan area operasional masing-masing.
Materi Keamanan pangan oleh, Bpk. Gunanto, SKM., MSc. (Ketua Tim Kerja Farmakmin)
Profesional industri Pariwisata, Bapak. Yohanes Hendra Dwi Utomo (Auditor Kesehatan Pangan, HACCP)
Antusiasme Tinggi: Dari The Rich Jogja hingga Abhayagiri
Angkatan ke-14 pelatihan kali ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Tercatat sepuluh (10) hotel dan dua (2) restoran telah mengirimkan perwakilannya. The Rich Jogja Hotel tampil sebagai pengirim delegasi terbanyak dengan dua puluh-dua (22) personel SDM, disusul dari restoran Abhayagiri Venue and Dining yang mengirimkan tiga (3) tim terbaik dari divisi Food & Beverage (FnB) Product.
Besar harapannya melalui pelatihan ini, para peserta dapat meningkatkan kualitas produk kuliner mereka, menjamin keamanan bagi konsumen, dan memastikan seluruh operasional usaha berjalan sesuai standar SOP dan legalitas yang berlaku.
Apresiasi setinggi tingginya untuk Pemimpin Usaha
BPC PHRI Sleman menyampaikan terima kasih yang setulusnya kepada para pimpinan perusahaan hotel dan restoran yang telah mengirimkan stafnya. Dukungan investasi kepada SDM ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan pariwisata Sleman Yogyakarta pada umumnya agar pariwisata Sleman semakin kompetitif dan terpercaya.
Acara akhir pelatihan ditutup dengan post test, dengan nilai kelulusan diatas 90
Ada yang menarik dalam pelaksanaan kegiatan kali ini. Dokumentasi dan peliputan seluruh rangkaian acara didukung penuh oleh mahasiswa pemagangan dari Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta.
Kehadiran para mahasiswa ini merupakan buah manis dari kerja sama antara Kadin Sleman dengan STMM "MMTC" Yogyakarta yang berlangsung hingga Juni 2026. BPC PHRI Sleman memanfaatkan momentum ini dengan menjadikan pelatihan tersebut sebagai wadah praktik lapangan bagi mahasiswa untuk menciptakan konten kreatif hingga strategi pemasaran tingkat lanjut bagi industri hospitality. (PHRISLEMAN Red, 14/04/2026)